Senin, 08 Juni 2009

Membaca Prilaku Pasar (Forex Market Handicapper)

(C) 2009 By St.Aloysius.


Sebagian besar pemahaman kita tentang pembacaan pikiran dan emosi berasal dari dua ilmuwan terkenal, yaitu: Paul Ekman dan Friesen. Hasil karya mereka yang fenomenal berhasil merangkum semua kombinasi wajah atau mimik seseorang untuk mengetahui pikiran dan emosi orang tersebut pada saat itu. FACS atau Facial Action Coding System adalah dokumen 500 halaman buah karya dari mereka yang sampai sekarang dipakai untuk pedoman oleh para psikiatri dan animator film kartun holywood. Menurut kabar film animator “Shrek” dan “Toy Story” juga menggunakan pedoman kedua ilmuwan ini dalam membuat mimik karakter aktornya.

Seperti halnya kedua ilmuwan itu bisa menguraikan pikiran dan emosi para manusia dari mimiknya. Terdorong keingin-tahuan saya terhadap perilaku spekulan pasar mata-uang dunia, dan akhirnya timbul pertanyaan di benak saya: “Apakah mungkin kita dapat membaca prilaku spekulan pasar mata-uang tersebut?” dan “Bagaimana atau pedoman apa yang dipakai oleh para trader tersebut mengetahui prilaku pasar ?”

Instrumen Untuk Membaca Perilaku Pasar Dari Pergerakan Harga

Teori difergensi dan konfergensi

Ini adalah salah-satu instrumen favorit saya, karena tingkat akurasinya yang bagus. Biasanya saya gabungkan dengan grafik Candle-Stick pergerakan harga. Difergence adalah suatu keadaan dimana pergerakan harga pasar yang ditunjukkan oleh grafik pergerakan harga, tidak sama dengan yang ditunjukkan dengan indikator matematis. Sedangkan konfergensi adalah kebalikan dari teori difergensi, yaitu: jika pergerakan harga sama dengan hasil dari perhitungan matematis. Saya biasa memanfaatkan teknik konfergensi ini untuk mengetahui kapan pasar akan bergerak naik. Dan difergensi untuk mengetahui kapan pasar akan bergerak turun. (Osillator/Indicator yang tersedia adalah MACD = Moving Average Difergence-Confergence.)

Teknik membaca candle-stick

Teknik ini diciptakan oleh seorang pengusaha beras Jepang pada tahun 1700-an di era penguasa Ieyasu Tokogawa, dialah Munehisa Homma. Mulanya hanya digunakan untuk memprediksi harga beras pada masanya dan masa yang akan datang dengan menggunakan harga-harga yang sudah lalu. Istilah dalam candlestick yang terkenal: Doji Star, Drop down, Three Black Crow, Triangle, dll.

Teknik swing

Banyak sekali para praktisi yang telah menciptakan sendiri teknik ini dengan cara melihat perilaku pasar dari pergerakan harganya. Ambilah contoh ketika indikator matematis atau sebuah canddle-stick telah menunjukkan signal pergerakan naik atau turun, biasanya para trader membuat suatu analisa sendiri berdasarkan perilaku dari pergerakan harga itu, mereka cenderung untuk mengambil posisi di atas atau di bawah harga yang ditunjukkan oleh signal indikator tadi, dengan alasan kemungkinan harga akan bergerak anomali. Sering para trader menempatkan posisi harga jual atau belinya dengan cara ini, katakanlah indikator jual/beli menunjukan di harga N, maka untuk mengantisipasi pergerakan harga yang anomali para trader mensiasati dengan meletakkan posisi harga jual/belinya dengan cara: N+1 (untuk jual atau sedikit lebih tinggi) dan N-1 (untuk harga beli atau sedikit lebih rendah.)

Kenapa masih banyak the losser daripada the winner-nya?

Dari hasil penelitian didapatkan fakta: “Dari 100% trader hanya 1% adalah the winner, sisanya 99% adalah the losser !!” Kenapa bisa terjadi demikian padahal mereka sudah ahli dalam membaca arah dan pergerakan pasar dengan benar. Bahkan seorang trader sekelas George Soros mengakui bahwa lebih menggunakan intuisi dalam bermain di pasar mata-uang dunia ini, daripada menggunakan kemampuan analisisnya.1

Saya mendapati variabel baru yang sangat membuat saya kaget. Variabel ini sangat mempengaruhi prilaku para trader tersebut untuk bertransaksi di pasar uang dunia. Sebut saja “pola psikologi para trader (trader-psychology.)” Saya tidak mengira bahwa variabel inilah yang menjadi pemicu yang sangat mematikan bagi para trader-trader saat ini. Saya pernah melihat dan mendengar keluh-kesah dari para trader dan seorang teman yang juga pelaku pasar mata uang tersebut, selalu mengalami kekalahan. Artinya ketika ia menang satu kali, yang kedua, ketiga dan selanjutnya adalah kerugian atau kekalahan.

Ada satu pendapat dari para senior bahwa jadilah seorang investor pintar ketimbang anda menjadi seorang spekulator. Seorang Investor pintar adalah: “Seorang yang dapat meminimalisir kerugian yang tak dapat di perbaiki; Meningkatkan peluang yang berpotensi meraih keuntungan yang berkelanjutan; Dan, memperbaiki tingkah laku yang merusak diri mereka sehingga mengurangi peluang untuk meraih keuntungan yang berkelanjutan.” 2


Mari kita lihat apakah anda seorang jenis investor atau spekulator?

Saya sering menanyakan pertanyaan ini kepada seorang trader yang akan bermain di pasar valas, yaitu: “Apakah anda sudah siap kehilangan keseluruhan dari modal yang anda investasikan di pasar ini?” Dan hampir 99% jawaban mereka “Yah kalau bisa jangan kalah lah Pak..” ; “Hehehe.. yah semua masa ada sih Pak yang mau rugi !! Saya kan cuma ingin tahu anda seorang investor atau spekulator !” Jadi artinya 99% dari para pelaku pasar yang hendak meraih keuangan di pasar uang ini adalah jenis pemilik modal yang ingin bermain di area yang aman. Celakanya di pasar mata-uang tidak ada area itu !!

Harga bergerak dalam hitungan detik naik-turun tidak beraturan dan dapat membuat jantung berdebar-debar, badan panas-dingin, dan mata terus melotot melihat grafik harga yang makin lama bergerak makin aneh. Inilah yang saya sebut psicology-war yang tengah berkecamuk di dalam benak para pelaku pasar baik itu para trader maupun pemilik modal. Dan tidak sedikit dari mereka yang salah mengambil keputusan untuk menahan atau membuang posisi transaksi mereka dengan keadaan yang merugi alias loss.


Bagaimana cara mengatasi Psychology-war di benak kita ?

Saya mengacu pada cara berpikir seorang investor pintar di atas, yaitu meminimalisir kerugian. Caranya dengan membagi modal investasi kita menjadi bagian-bagian yang porsinya akan kita tentukan sesuai dengan tingkat resikonya. Tingkat resiko tertinggi akan mendapatkan porsi paling kecil untuk investasi. Katakanlah: kalau kita punya modal 100% maka cukup 4% yang anda investasikan di pasar mata uang (High Risk). 60% untuk modal yang pasti menguntungkan (Low Risk). Sisanya adalah untuk cadangan (Reserved) bilamana anda ingin melakukan investasi di bidang lain, seperti perbankan dan lainnya. Dengan asumsi modal tersebut adalah modal yang bebas yang tidak digunakan untuk kepentingan bulanan.

Semua ini saya dasarkan pada riset yang saya lakukan. Saya melakukan dengan menggunakan demo-account dan saya praktekkan segala teknik yang telah saya pelajari. Hasilnya cukup mengejutkan saya dari modal 5000 US$ berubah menjadi 15000 US$ dalam waktu 4 bulan.3 Tapi hal itu lain jika saya terapkan dengan real-account. Dari riset kecil-kecilan tersebut saya ambil satu variabel baru, yang saya sebut: “trader-psychology.” Variabel inilah sebenarnya yang menentukan apakah seorang trader atau penanam modal tersebut dapat mengalami kerugian atau mengambil keuntungan di pasar mata-uang.


Kenapa dalam demo-account, anda dapat berpeluang besar meraih keuntungan ?

Tentu saja pertanyaan semacam ini selalu berkecamuk bagi para trader. Dulunya saya juga sangat penasaran untuk menemukan jawaban tersebut. Dan saya baru bisa menyimpulkan ketika saya mencoba langsung dengan demo-account. Dalam demo-account kita tidak terbebani dengan beban psikologi (nothing to loose). Kita dapat enak saja memposisikan transaksi jual/beli kita (tentunya sesudah pertimbangan analisa teknikal dan fundamentalnya) tanpa memikirkan bagaimana jika posisi transaksi kita tadi mengalami floating-price (istilah dalam pasar harga, jika harga tersebut mengalami fluktuasi, karena satu dan lain sebab.) Seringkali mereka salah mengambil keputusan karena posisi jual/beli mengalami fluktuasi yang tidak bisa ditolerir lagi untuk dipertahankan (hold position.)

Yang menjadi pertanyaan baru sekarang adalah: “Bagaimana kita dapat membangun psikologi perdagangan di real-account, seperti layaknya kita lakukan di dalam demo-account ?” (Tentunya untuk mencari keuntungan maksimal tanpa terganggu dengan beban psywar di dalam benak kita sendiri.)

Kalau anda lihat formula pembagian modal investasi di atas hanya 4% dari keseluruhan modal untuk di-investasikan ke dalam high-risk investment (pasar uang/pasar modal) dan 60% untuk investasi low-risk investment. Hal tersebut dengan tujuan untuk mengurangi resiko kerugian yang besar. Jika anda merugi di sektor investasi yang satu tentunya di sektor lain akan menutup kerugian tersebut dengan porsi yang lebih besar. Tentunya ini akan berpengaruh pada psikologi anda sebagai psikologi pemenang (the winner) bukannya pecundang (the loser.)

Taruhlah sekarang kita investasikan modal kita 100% (atau dalam porsi yang lebih besar) ke dalam high risk investment, ketika terjadi kerugian maka tingkat kerugian kita akan terasa lebih besar tanpa ada bentuk investasi lain yang dapat menutup kerugian tersebut. Hal ini akan terus membagun dalam benak kita menjadi seorang pecundang (the loser) dan akan memicu tingkat emosional yang akan membawa kita ke jurang kerugian yang semakin dalam. Seperti yang kita lihat membangun dan menjaga psikologi “sebagai pemenang” sangat dibutuhkan dalam berinvestasi di pasar uang (high risk investment sector) jika kita ingin tetap bertahan lebih lama dan meraih keuntungan yang maksimal.


Kesimpulan

1. Membaca pikiran pasar sama halnya membaca pikiran pelaku pasar (trader.) Dan dari hasil survei dan pendapat para trader bahwa pergerakan harga di pasar uang tersebut terbentuk dari kekeliruan para trader dalam menterjemahkan arah ;

2. Kenali jenis psikologi yang anda miliki sebelum masuk ke pasar berjangka atau pasar mata-uang. Jika anda seorang investor yang senang bermain di safety-area lebih baik pertimbangkan saran saya di atas, atau jangan masuk sama sekali !! Sebagian besar kerugian yang terjadi pada investor/trader bukan karena mereka tidak mampu membaca pergerakan pasar, tetapi karena tidak mampu menahan beban psikologi di benak mereka, dan hal ini akan menimbulkan emosional yang mendorong mereka ke dalam jurang kerugian yang lebih dalam ;

3. Jika kita berpendapat bahwa semua high-risk investment adalah berbahaya dan harus dihindari, maka mungkin manusia tidak akan pernah menembus langit dan mendaratkan pesawat di bulan, karena terbang menembus langit sangat beresiko manusia terjatuh dari atas langit (Sebuah permasalahan tidak untuk dihindari, tetapi untuk dicarikan jalan keluarnya secara arif dan bijaksana.) ;

4. Perdagangan di pasar dalam bentuk apapun adalah sebuah seni menganalisa, seni bertransaksi (tawar-menawar,) dan seni mengambil sebuah keputusan yang tepat. Tidak terkecuali di pasar mata-uang. Dengan adanya pasar uang suatu negara dengan negara yang lain dapat lebih adil (fair-play) jika ingin melakukan perdagangan bilateral, karena harga ditentukan oleh suatu mekanisme pasar bukan oleh salah-satu negara ;

5. Tidak ada satu pasar pun di dunia ini yang bebas dari aksi spekulasi atau bahkan spekulasi gila-gila-an (gambling.) Semua kembali kepada niat dari si pelaku pasar itu sendiri. Apakah akan menjadi seorang spekulator, seorang penjudi, atau seorang investor yang cerdas. Seorang investor yang cerdas akan selalu antusias untuk belajar, bersabar, dan berdisiplin, serta mampu untuk mengekang emosi diri sendiri dan berpikir untuk kebaikan diri sendiri. Kecerdasan macam ini adalah kepribadian yang lebih cenderung berupa karakter ketimbang otak. Investor yang berkarakter inilah yang harus dimiliki oleh seorang market handicapper.


“This is only a part of my opinions for the forex market. There is no problems blocked in the open mind. Wishing you luck and be wise with your investment.”

St.Aloysius

© 2009, Investment Management in Forex Market (Market Handicapper) by St.Aloysius.

-----------

Reference:

1. George Soros, The Alchemy of Finance.

2. Benjamin Graham, The Intellegent Investor, P:30

3. Report dan analisa perolehan forex-trading dari riset yang saya lakukan selama 4 bulan dapat dibaca di: http://tentang-investasi.blogspot.com.


Add on 4 March 2009:

In this demo account I've invested 4000 US$ and gain about 4000 US$ during February 2009. Total my investment has become 8000 US$ in 1 month, roughly.


This is my demo account trading report on Feb 2009. For example only and not recommended position. I'm not responsible for all risks, if you are following this position in your real account !!

Rabu, 24 Desember 2008

Pasar Finansial Dunia Tahun 2009

Trend Pelemahan harga minyak dunia akan terus terjadi sepanjang tahun 2009, karena menurunnya permintaan dari konsumen dunia akibat dari krisis ekonomi global yang berkelanjutan. Jika harga minyak dunia sulit kembali diangkat dengan cara menurunkan jumlah produksinya, akankah terjadi perang harga untuk bisa mengangkat kembali harga minyak dunia?

Di lain hal, kelihatannya The Fed telah mengeluarkan jurus-jurus ampuh-nya guna meredam kepanikan pasar terhadap krisis ekonomi di dalam negeri Amerika. Langkah terakhir The Fed yang memangkas 75 basis point hingga suku bunga Amerika sekarang menjadi 0.25% merupakan langkah paling berani dan tak terduga yang telah dilakukan The Fed untuk yang kesekian kali.

Masalahnya akankah krisis ekonomi dalam negeri Amerika dan kepanikan spekulan pasar dunia, hanya dapat diredam dengan pemangkasan suku bunga? Jika langkah ini tidak lagi efektif, akankah Amerika mengubah sistem mengambang bebasnya menjadi sistim mengambang terkendali guna menyelamatkan cadangan devisa dalam negerinya? Memang diperlukan langkah-langkah berani dan tidak terduga, untuk meredam gejolak dan kekuatiran para spekulan pasar dunia.

Penulis mendapati fakta-fakta baru di pasar finansial, yaitu: 1. Penguatan mata uang Eropa terhadap US$ ketika harga minyak dunia melonjak, dan pemangkasan suku bunga The Fed; 2.Pelemahan mata uang Eropa terhadap US$ ketika terjadi penurunan harga minyak dunia akibat menurunnya permintaan atau semakin banyaknya perusahaan-perusahaan raksasa di Amerika yang gulung-tikar.

(c) 2008, by Andy Bachtiar
Email: andibach@yahoo.com
Cellular: 0818 0321 9889

Minggu, 21 September 2008

Outlook: Perdagangan Forex di Kuartal ke 4 Tahun 2008

Memasuki kuartal terakhir tahun ini dibuka dengan menurunnya harga minyak dunia di pasar Internasional diakibatkan oleh sedikitnya permintaan pasar karena terjadi efisiensi global atau beralihnya ke energi alternatif.

Di sisi lain keseriusan pemerintah Amerika yang berusaha membenahi krisis di sektor kredit dan finansial juga berdampak pada menguatnya nilai tukar US$. Runtuhnya Pasar Amerika dikarenakan bangkrutnya Bank-bank Investasi dan perusahaan mortgage terbesar di Amerika, akan memulai krisis ekonomi yang telah diramalkan oleh banyak analis pasar.

Amerika mempunyai 3 masalah besar di penghujung tahun ini, yaitu: Perlambatan ekonomi, Tingkat inflasi yg tinggi, dan Krisis energi. Nilai tukar $US akan menguat jika isu perlambatan ekonomi akan segera teratasi, dengan terpilihnya presiden yang baru nanti.


(c) 2008, by Andy Bachtiar
This article posted and published with Nokia 9300i

Minggu, 18 Mei 2008

Outlook Perdagangan Forex Memasuki kuartal ke III Tahun 2008


Cadangan Minyak Dunia. Sumber: http://mapoftheunitedstates.files.wordpress.com/2008/04/0map_2.gif


Negara-negara penghasil minyak. Sumber: http://mapoftheunitedstates.files.wordpress.com/2008/04/1oil_producing_countries_world_map.jpg
  
Seperti yang telah diperkirakan oleh para analis wallstreet, bahwa The Fed akan memangkas tingkat suku bunganya hingga menjadi 2% telah menjadi kenyataan. Dari langkah The Fed yang berani ini akan dijadikan dasar oleh Uni Eropa dan United Kingdom untuk menentukan kebijakan tingkat suku-bunganya, apakah itu di pangkas atau malah sebaliknya menaikkan tingkat suku bunganya.

Hal ini wajar bagi mereka mengingat pergerakan harga Brent-Oil London yang telah mencapai harga tertinggi baru, yaitu: 127 US$ / barell. Kekhawatiran akan ancaman inflasi global ditambah lagi dengan isu krisis pangan dunia di sepanjang kuartal kedua dan mungkin akan berkepanjangan hingga akhir tahun ini, akan semakin membingungkan para pelaku pasar.

Jika Amerika nantinya akan berhasil melalui krisis ekonomi di negaranya dengan cara memangkas tingkat suku bunganya, kemungkinan Uni Eropa dan United Kingdom akan mengikuti jejak dari negeri Paman Sam tersebut.

England yang selama ini paling konsisten mengikuti jejak The Fed akan merealisasikan kebijakan pemangkasan suku bunganya, jika cara The Fed itu memang betul-betul ampuh meredam krisis di sektor kredit dan subprime-mortgage, di tengah gejolak makin tingginya harga minyak dunia.

Dari pengamatan saya ada dua faktor kenapa harga minyak dunia tidak bergerak turun. Padahal cadangan minyak dunia dan produksi minyak dunia sangat cukup !

Faktor Pertama. Sebagian besar negara produsen minyak adalah negara-negara yang anti dengan kebijakan Amerika. Terutama kebijakannya terhadap Iraq dan Iran. Bahkan, dari rumor terakhir Iran bakal mengurangi produksi minyak mentahnya ! Apalagi kalau bukan untuk memberi pelajaran kepada Amerika.

Faktor Kedua. Para spekulan komoditi minyak dunia semakin asyik mengambil keuntungan dari meningkatnya harga minyak dunia, dari waktu-ke-waktu pada tahun 2008 ini. Mereka masih ingin mempertahankan gain hingga harga tersebut mencapai titik jenuh.

Dari dua faktor tersebut memang yang menjadi salah-satu faktor penentu agar harga minyak dunia kembali normal, adalah perbaikan ekonomi di Amerika ! Berapa lama Amerika dapat keluar dari krisis ekonomi di dalam negerinya sendiri. Selain itu ada faktor-faktor lainya, seperti: minimnya bencana dan stabilitas politik di teluk persia.) Tapi kedua hal tersebut masih menjadi momok yang saya rasa masih akan terus terjadi sampai dengan akhir tahun ini.

Dari pengamatan saya pasar valuta asing akan merespon positif, dalam arti US$ akan menguat jika laporan-laporan data ekonomi Amerika mengalami perlambatan krisis atau menuju arah perbaikan. Juga, konsistensi Amerika untuk mempertahankan tingkat suku-bunganya sekarang sampai dengan akhir tahun. Hal ini akan terlihat perekonomian Amerika telah menuju ke arah stabil.

(c) 2008, by Andy Bachtiar
Email: andibach@yahoo.com
Mobile: 0818 0321 9889

Selasa, 08 Januari 2008

Ramalan Perdagangan Forex di Tahun 2008


Global Forcasting

Tahun 2008 masih dibayangi oleh dampak krisis yang terjadi di tahun 2007. Seperti yang anda ketahu krisis subprime mortgage dan kredit perumahan Amerika telah melebar ke sektor lain. Dan hal ini berpengaruh terhadap perekonomian global.

Selain itu dampak pemanasan global yang dapat menimbulkan bencana alam yang tak terduga akan mengakibatkan persoalan baru yang menambah panjang persoalan ekonomi baik itu di negara-negara maju dan berkembang.

Harga minyak dunia yang melambung hingga menyentuh 100$ per barel di awal bulan tahun 2008 ini semakin menambah kekhawatiran pelaku pasar akan krisis energi. Dampak dari bencana alam yang terjadi di teluk Meksiko sehingga kilang minyak terhenti, faktor politik negara-negara produsen minyak dunia, seperti di Venezuela, Afrika, dan Negara-negara di Teluk Persia, yang kontra dengan kebijakan politik Amerika, bisa sewaktu-waktu memboikot pengiriman pasokan minyak dunia. Hal ini akan berdampak buruk terhadap kestabilan matauang negara-negara berkembang.

Dengan terbunuhnya Benazir Bhuto, di penghujung tahun 2007 lalu, di Pakistan, kekhawatiran akan terorisme akan tetap menjadi permasalahan yang serius sepanjang tahun ini. Hal ini akan berpengaruh akan kestabilan matauang-matauang di negara-negara berkembang. Yang mungkin akan beralih investasi ke sektor komoditi lain terutama Emas.)

Selain oil, emas akan menjadi primadona dalam perdagangan komoditi. Amerika berdasarkan pengamatan dari para analis Wallstreet akan memasuki masa krisis sepanjang tahun 2008 ini. The Fed kemungkinan akan memangkas kembali hingga 4%; Tingkat suku bunganya sekarang 4,25%. Sehingga pilihan investasi emas akan tetap menjadi favorit sepanjang tahun 2008, terutama memasuki musim dingin. Karena kenaikan harga emas cenderung dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia.

(Adendum 24-01-2008)
Secara tak terduga melalui rapat FOMC yang mendadak, dewan komite moneter federal Amerika memangkas tingkat suku bunganya dan diskonto-nya pada tanggal 22-01-2008 WIB. Pemangkasan agresive dan terbesar oleh The Fed sebesar 0,75% (setelah tahun lalu 0,50%) sehingga tingkat suku bunga Bank Federal Amerika menjadi 3,5% dari 4,25%, menjadi bukti bahwa perekonomian Amerika sekarang memasuki masa resesi, sebagai akibat krisis kredit macet yang telah meluas ke semua sektor.) Para analis pasar mengharapkan The Fed akan memangkas kembali hingga tingkat suku bunganya menjadi 2% sampai dengan akhir tahun ini untuk memulihkan perekonomian Amerika.


GBPUSD (Poudsterling vs US Dollar)

BOE sepertinya yang konsisten mengikuti kebijakan The Fed. Di dalam MPC bulan Desember tahun 2007 lalu, dewan komite telah sepakat 9-0 untuk memangkas tingkat suku bunga Poundsterling di Tahun 2008 ini. Menurut rumor yang beredar BOE akan memangkas hingga 100 basis point sampai dengan akhir tahun 2008. Jika hal ini terjadi kemungkinan GBPUSD akan turun drastis.

Grafik Weekly GBPUSD


Grafik Monthly GBPUSD



EURUSD (Euro vs US Dollar)

Dalam ECB terakhir tahun 2007. Dewan moneter Eropa memutuskan untuk menahan tingkat suku bunganya. Hal ini karena kehawatiran Eropa akan krisis energi yang akan berdampak inflasi di negara-negara zona Eropa. Keputusan Eropa untuk memotong tingkat suku bunganya sesuai dengan kesepakatan G7 di kuartal terakhir tahun 2007 lalu, tampaknya tertunda gara-gara ketidakstabilan harga minyak dunia.


USDJPY (US Dollar vs Japan Yen)

Keputusan Jepang untuk tidak menaikan dan menurunkan tingkat suku bunganya mengakibatkan mata uang Jepang tetap menjadi mata uang dengan tingkat suku bunga terkecil. Dan ini masih mungkin menjadi incaran Carry Trade.


(c) 2008, by Andy Bachtiar
Email: andibach@yahoo.com
Mobile: 0818 0321 9889

Tips mengatur psikologi dan emosi dalam Forex Trading


Saya akan memberikan tips berdasarkan pengalaman baik itu dari teman-teman maupun saya pribadi, dalam strategi mengatur emosi, yaitu:

1. Cobalah anda menginvestasikan waktu untuk menganalisa rumor pasar, sebelum melakukan transaksi perdagangan. Mengetahui kejelasan arah pasar akan membuat anda lebih yakin dan tenang.

2. Jangan terlalu over confidence !! Lebih baik anda masuk 1 lot daripada 2 lot jika itu nanti akan membebani pikiran anda.

3. Jangan terlalu memaksakan diri untuk ikut dalam transaksi, jika anda tidak yakin arah pergerakan pasar. Lebih baik menunggu atau menunda bertransaksi daripada anda salah posisi, yang mengakibatkan emosi dan psikologi anda terpengaruh.

4. Usahakan untuk membangun psikologi pemenang ! Saya selalu menyarankan untuk menang (profit) selama 3 kali dalam perdagangan forex ini. Hal ini untuk membangun psikologi pemenang (winner) bukannya pecundang (looser.) Seorang petinju yang menang dalam pertandingan perdananya akan membawa dampak psikologi juara dalam pertandingan berikutnya.

5. Berhentilah jika anda mengalami kerugian ! Cobalah untuk mengatur strategi baru dan menghilangkan trauma psikologi dan emosi kekalahan ! Jangan memaksa masuk kembali kecuali anda yakin sekali bahwa anda akan untung. Banyak sekali mereka yang menahan posisi transaksi yang salah. Posisi transaksi yang benar akan selalu menguntungkan bukannya merugikan anda ! Cobalah untuk cooling down keluar dari market dan masuk kembali dalam perdagangan ketika emosi anda telah teratasi.

6. Usahakan anda melakukan perdagangan fokus pada satu pairing ! Saya sering melihat mereka melakukan variasi transaksi dengan melakukan perdagangan lebih dari satu pairing ! Perlu anda ingat tidaklah sama perilaku spekulan mata uang 'GBPUSD' (Pundsterling vs US Dollar)dengan perilaku spekulan mata uang 'USDJPY' (US Dollar vs Japan Yen) ; Lebih fokus pada satu hal akan mengurangi dampak psikologi dan emosional anda, sebab tiap pasangan mata-uang anda harus menganalisa rumor, teknikal, dan fundamental nya. akan sangat menguras pikiran dan waktu anda jika anda menganalisa lebih dari satu.

7. Ingat ini adalah investasi alternatif keuangan anda, artinya anda boleh memilih mengganti ke investasi keuangan yang lain jika anda telah jenuh untuk bertransaksi. Biasakanlah untuk tidak memaksa untuk ikut dalam transaksi perdagangan jika anda telah mengalami kejenuhan. Hal ini sangat berpengaruh terhadap dampak psikologi dan emosional anda nantinya.

Semoga bermanfaat.

(c) 2008, by Andy Bachtiar
Email: andibach@yahoo.com
Mobile: 0818 0321 9889

Tips Berinvestasi FOREX


Berikut ini beberapa tips sebelum anda berinvestasi di perdagangan FOREX (Foreign Currency Exchange = Nilai Tukar Mata Uang Asing) :

1. Pastikan anda telah menghitung modal investasi dengan cermat. Saran saya modal investasi yang anda pakai dalam perdagangan adalah modal investasi yang aman. Artinya modal itu tidak terpakai untuk biaya-biaya lain yang lebih penting dalam keseharian anda (seperti: belanja, transport, biaya listrik, biaya sekolah, dll.) Saya punya formula untuk menghitung modal investasi anda sebagai berikut:

Modal investasi aman = Total Cash Uang anda - Total belanja selama 4 bulan

Saya selalu menyarankan untuk menginvestasikan selama 4 bulan. Karena berdasarkan riset yang saya lakukan dalam 4 bulan kemungkinan ada 1-2 bulan FOREX market susah untuk diprediksi arah pergerakannya.

2. Pilihlah investasi yang memungkinkan anda memperoleh margin equity yang besar. Biasanya di Indonesia pialang berjangka memberikan opsi kurs dollar-rupiah sebagai berikut: 1USD = 6000IDR, atau 1USD = 10000IDR, atau berdasarkan perjanjian. Jika modal investasi anda 30juta rupiah, maka jika anda memilih 1USD = 6000IDR ; Margin equity anda adalah 30juta / 6000 = 5000$. Hal ini untuk meminimalisir kerugian anda, terutama jika anda new trader or new investor.

3. Memang tidak ada larangan untuk individu melakukan perdagangan Nilai Tukar Mata Uang Asing ini, tetapi alangkah baiknya jika investor adalah tipe orang Risk Taker dan mengerti secara baik dan benar mengenai perdagangan ini. Baik itu keuntungan maupun kerugian yang diakibatkan karena perdagangan ini. Jika anda bukan seorang Risk Taker yang belum terbiasa, atau hanya merasa nyaman bermain di area yang aman, saya sarankan untuk menginvestasikan dana anda ke model investasi keuangan yang lain (seperti Reksa Dana atau ORI, DEPOSITO BANK, atau yang lain.)

4. Tips berikut ini adalah yang tidak kalah penting bagi anda seorang pemula yang menggunakan jasa broker untuk membantu anda mencari peluang pasar (momen yang menguntungkan) guna meraup gain dalam perdagangan ini. Pertama, adalah pilihlah seorang broker yang berpengalaman dalam melakukan perdagangan ini ; Kedua, mintalah trading record dari mereka ini. Minimal mereka dapat bertahan 4 bulan dan dapat mencapai profit 15%-50% dari modal investasi anda ; Ketiga, bila mungkin mereka bersedia melakukan sharing profit dan sharing loss ; Dan, Keempat, mereka bisa memberikan analisa baik itu rumor, fundamental, dan teknikal Forex market. (Tidaklah mungkin seorang broker memberikan analisa yang akurat jika mereka menangani lebih dari satu investor dengan beragam currency pairing yang berbeda antara investor yang satu dengan yang lain. Sebab tiap currency pairing mempunyai keunikan dalam pergerakan harganya.)

5. Yang terakhir dan yang tidak kalah pentingnya adalah, pilihlah Pialang Berjangka yang legal. Pastikan mereka memiliki: Ijin BAPPEBTI, anggota Bursa Berjangka Jakarta, dan anggota Kliring Berjangka Indonesia. Dan tentunya juga mereka yang menyediakan perbedaan harga jual dan harga beli (spread) yang kecil (jika mungkin.)

Semoga bermanfaat.

(c) 2008, Andy Bachtiar
Email: andibach@yahoo.com
Mobile: 0818 0321 9889